Sekolah kami berada 18 km dari pusat kota Purwokerto, letak sekolah yang jauh dari pusat kota menjadikan tuntutan kepada siswa untuk jauh lebih baik dan bersaing dengan dengan sekolah lain yang ada di kota.
SMA Negeri 1 Ajibarang menerapkan program "30 MENIT BERSAMA SMANA". Satu program yang beda dengan dengan sekolah yang lain, yang mengharuskan siswanya berangkat pukul 06.30 WIB.
Dengan siswa datang lebih awal. Siswa terbiasa bangun pagi untuk bersiap ke sekolah hal ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan yaitu 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Program ini menekankan pada tujuh kebiasaan utama: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Program 30 menit bersama SMANA sudah membudaya di sekolah kami. Program ini diawali dengan kegiatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, siswa dikumpulkan di masjid dan dapat pembinaan dari pembina atau guru yang diberi tugas, hal ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepribadian yang bagus karena pada dasarnya segala apapun harus berlandaskan pada agama sebagai fondasi utama.
Selain pembinaan dari guru agama ada kegiatan yang lain dan dilakukan secara bergantian seperti tadarus Alquran, literasi buku dan kegiatan senam bersama dan kebersihan lingkungan.
Setelah mereka melakukan kegiatan pembiasaan kemudian siswa mendapatkan pembelajaran sebagai bekal untuk mencapai prestasi dan menyiapkan siswa untuk masuk ke perguruan tinggi sesuai dengan minat siswa.
Sekolah juga melaksanakan kegiatan bersih lingkungan. Tujuan ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat bersih dan nyaman untuk belajar.
SMA N Ajibarang sebagai salah satu sekolah yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat ASEAN berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk belajar sekaligus juga sebagai salah satu budaya untuk mempertahankan ASEAN ECO SCHOOL.
ASEAN Eco-School adalah sebuah penghargaan dan program di tingkat Asia Tenggara yang mendorong dan memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah lingkungan.
Di bidang akademik SMA N 1 Ajibarang juga tak kalah mentereng ada beberapa siswa yang sedang berjuang ditingkat provinsi Jawa Tengah untuk merebutkan kursi sebagai peserta Olimpiade Tingkat Nasional dan kejuaraan non akademik.
Berkaca dari prestasi yang di dapat bahwa segala kesuksesan yang diraih tidak serta datang dengan sendirinya melainkan adanya kemauan untuk melaksanakan tanggung jawab.
Pembiasaan di sekolah bisa jadi bekal untuk belajar bagi siswa untuk menciptakan kebiasaan di rumah sekaligus berpeluang untuk mencapai cita cita yang di inginkan.
Bahwa keberhasilan siswa tidak bisa dilakukan secara instan tapi harus dibentuk dari awal. Di dalam mewujudkan itu semua pasti akan dihadapkan pada tantangan dan ujian.
Tantangan dan ujian sebagai bagian dari proses untuk mewujudkan keberhasilan.

No comments:
Post a Comment