Showing posts with label Motivasi pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Motivasi pendidikan. Show all posts

Monday, August 25, 2025

Berpikir Positif Oleh Goly Amin Priyono

Belajar merupakan suatu proses dimana mendidik manusia menjadi seseorang yang paham akan ilmu pengetahuan, proses belajar tidak semua harus di dalam kelas, bisa juga dilakukan di luar kelas.

Kemudahan teknologi menjadikan sebenarnya mudah untuk belajar, kita bisa melihat suatu wilayah menggunakan google map tanpa harus datang ke lokasi  yang di tuju.

Kemudahan teknologi inilah yang seharusnya dimanfaatkan oleh manusia untuk mendukung kehidupan. Selain melalui teknologi sumber belajar bisa di dapatkan dilingkungan sekolah yang nyaman untuk belajar.

Sumber belajar bisa didapatkan dari  lingkungan sekolah yang nyaman dengan kultur sekolah yang terbentuk. Lingkungan sekolah bisa menjadi sarana yang tepat untuk belajar. Fasilitas yang lengkap sarana prasarana yang memadai dan kompetensi guru yang baik akan mengantarkan seorang siswa yang punya  kualitas yang baik, prestasi yang baik dan mental yang baik dan kultur budaya yang baik membawa seorang siswa pada suatu kebiasaan yang nilai nilainya bisa diterapkan dalam kehidupan.

Lingkungan sekolah dengan kultur sekolah yang baik akan membentuk siswa yang memiliki mental yang bagus.

Karena mental yang bagus tidak dibentuk dari proses yang  mudah, mereka harus melawati tantangan demi tantangan yang membuat mereka menjadi kuat.

Sekolah pada dasarnya proses siswa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang tolak ukurnya melalui ujian. Mereka akan mendapatkan predikat lulus dengan nilai baik, sangat baik atau amat baik.

Begitu juga dengan kehidupan manusia, manusia yang sukses dalam hidupnya ditempa dengan ujian demi ujian.

Ujian bukan menjadi penghalang tapi jadi motivasi untuk belajar jauh lebih baik lagi. Ibarat kita menaiki kendaraan bermotor yang mengalami kemacetan ditengah jalan.

Apakah dengan adanya kemacetan menjadikan seseorang untuk belajar sabar menghadapi kemacetan. Atau sebaliknya kemacetan menjadikan kemarahan pada seseorang, itu semua tergantung pada manusia itu sendiri dalam menyikapi kehidupan.

Bagi orang yang iklas menjalani kehidupan, kemacetan bisa digunakan untuk berdzikir kepada Allah SWT, bisa untuk membaca buku ataupun bisa sarana untuk membangun komunikasi dengan yang lain. Bisa mengenal sesama penumpang lain dan masih banyak lagi hal positif yang diambil dari suatu kejadian. 

Lika-liku kehidupan manusia yang penuh dengan ujian menjadi seseorang yang memiliki kepribadian yang kuat dan mental kuat.

Dan pada akhirnya puncak dari semua adalah LULUS.

Lulus menjalani kehidupan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi baik dimata sang pencipta kehidupan atau dimata sesama manusia.

Khusnudzon kepada Allah. Pasti semua itu yang terbaik dimata Allah.



KUNCI SUKSES PENDIDIKAN

 Pendidikan gerbang awal kesuksesan. Tahun ajaran baru sebagai langkah seseorang untuk mencari sebuah sekolah atau perguruan tinggi. Banyak orang yang beranggapan bahwa dengan menempuh pendidikan di sekolah yang favorit atau perguruan tinggi ternama menjadikan mereka gampang diterima di dunia kerja dan bisa hidup sukses.

Namun sejatinya pendidikan memberikan bekal mereka untuk lebih siap menghadapi ujian di luar sana.

Banyak orang yang menempuh pendidikan tinggi tapi nyatanya masih kesulitan mencari pekerjaan.

Keadaan itulah yang membuat banyak terobosan bagi lembaga pendidikan memberikan pelayanan terbaik.

Mereka dibekali pengetahuan dan ilmu pengetahuan agar siap bersaing di dunia kerja.

Terobosan yang diberikan sebenarnya sebuah proses melatih menjadi manusia yang terampil karena tantangan semakin berat.

Tapi kenyataannya banyak orang yang menginginkan sesuatu yang instan, tanpa melalui proses yang ketat.

Bagaimana akan bersaing jika mental anak kita lemah dan selalu disuguhkan dengan hal yang instan.

Yang terjadi banyak lulusan dari sekolah favorit atau perguruan tinggi favorit yang setelah masuk ke dunia kerja tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Padahal banyak lembaga atau universitas  yang sebenarnya sudah sangat baik  dalam menciptakan lulusan tapi karena buka lembaga atau universitas yang favorit menjadikan sepi pelamar.

Persepsi manusia sekarang harus sudah banyak yang di rubah, jangan mengharuskan anaknya masuk ke sekolah atau perguruan tinggi favorit tapi bagaimana anak mendapatkan pendidikan yang bagus dengan bekal ketrampilan yang memadai.

Karena yang dilihat di dunia kerja buka darimana lulusannya tapi kemampuan yang dimilikinya.

Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan sangat banyak tapi harus di topang dengan ketrampilan yang memadai. Karena jumlah penduduk dari tahun ke tahun semakin meningkat maka persaingan akan semakin lebih ketat.

Maka kita sebagai orang tua harus lebih bijak menyikapi itu semuanya.




SMANA MENDUNIA

Sekolah kami berada 18 km dari pusat kota Purwokerto, letak sekolah yang jauh dari pusat kota menjadikan tuntutan kepada siswa untuk jauh lebih baik dan bersaing dengan dengan sekolah lain yang ada di kota.

SMA Negeri 1 Ajibarang menerapkan program "30 MENIT BERSAMA SMANA". Satu program yang beda dengan dengan sekolah yang lain, yang mengharuskan siswanya berangkat pukul 06.30 WIB

Dengan siswa datang lebih awal. Siswa terbiasa bangun pagi untuk bersiap ke sekolah hal ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan yaitu 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Program ini menekankan pada tujuh kebiasaan utama: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. 

Program 30 menit bersama SMANA sudah membudaya di sekolah kami. Program ini diawali dengan kegiatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,  siswa dikumpulkan di masjid dan dapat pembinaan dari pembina atau guru yang diberi tugas, hal ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepribadian yang bagus karena pada dasarnya segala apapun harus berlandaskan pada agama sebagai fondasi utama.
 
Selain pembinaan dari guru agama ada kegiatan yang lain dan  dilakukan secara  bergantian seperti tadarus Alquran, literasi buku dan kegiatan senam bersama dan kebersihan lingkungan.

Setelah mereka melakukan kegiatan pembiasaan kemudian siswa mendapatkan pembelajaran sebagai bekal untuk mencapai prestasi dan menyiapkan siswa untuk masuk ke perguruan tinggi sesuai dengan minat siswa. 

Sekolah juga melaksanakan kegiatan bersih lingkungan. Tujuan ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat bersih dan nyaman untuk belajar.

SMA N Ajibarang sebagai salah satu sekolah yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat ASEAN berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk belajar sekaligus juga sebagai salah satu budaya untuk mempertahankan ASEAN ECO SCHOOL.

ASEAN Eco-School adalah sebuah penghargaan dan program di tingkat Asia Tenggara yang mendorong dan memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah lingkungan.

Di bidang akademik SMA N 1 Ajibarang juga tak kalah mentereng ada beberapa siswa yang sedang berjuang ditingkat provinsi Jawa Tengah untuk merebutkan kursi sebagai peserta Olimpiade Tingkat Nasional dan kejuaraan non akademik.

Berkaca dari prestasi yang di dapat bahwa segala kesuksesan yang diraih tidak serta datang dengan sendirinya melainkan adanya kemauan untuk melaksanakan tanggung jawab.

Pembiasaan di sekolah bisa jadi bekal untuk belajar  bagi siswa untuk menciptakan kebiasaan di rumah sekaligus berpeluang untuk mencapai cita cita yang di inginkan.

Bahwa keberhasilan siswa tidak bisa dilakukan secara instan tapi harus dibentuk dari awal.  Di dalam mewujudkan itu semua pasti akan dihadapkan pada tantangan dan ujian.

Tantangan dan ujian sebagai  bagian dari proses untuk mewujudkan keberhasilan.









FOKUS YANG KAMU KERJAKAN Oleh Goly Amin Priyono

 Siang itu cuaca tampak cerah membuat suasana cukup panas. Ratih adalah seorang pelajar yang sedang menempuh pendidikannya di sekolah harapa...